benarfahatem SOCCER NEWS

Menu Close

Elseid Hysaj Tak Masuk Ke skuad Chelsea Karena Maurizio Sarri

Agen dari pemain Napoli, Elseid Hysaj sekarang ini mengungkapkan tentang status transfer dari pemain mereka dengan klub Chelsea yang sampai dengan saat ini juga masih belum rampung. Sang agen mengungkapkan jika transfer tersebut sampai dengan sekarang ini masih belum menemui titik akhir lantaran pelatih mereka yang bernama Maurizio Sarri.
Chelsea yang juga diberitakan sudah sangat lama melirik pemain mereka ini. Bek sayap dari klub sepakbola Napoli tersebut memang telah masuk ke dalam daftar pembelian skuad The Blues sejak Antonio Conte duduk menjadi pelatih mereka.
Sarri yang kemudian maju sebagai pengganti Conte diberitakan juga ingin membeli Hysaj. Dirinya mempunyai keinginan agar eks anak asuhnya tersebut ikut dengan dia ke Stamford Bridge pada musim panas ini.
Tetapi dari sang agen sekarang ini mengungkapkan jika Sarri yang sudah menjadi sebab kenapa transfer Hysaj sampai sekarang ini masih belum ada kabar. “Kami telah berdiskusi berhubungan dengan kontrak baru Hysaj dijendela transfer yang lalu,” papar Mario Giufferdi.
Menurut laporan yang diberikan oleh Giufferdi, pihak dari skuad Napoli memang sangat sadar jika Sarri mempunyai rencana untuk membeli Elseid Hysaj ke Stamford Bridge dimusim panas yang lalu.
Tetapi hengkangnya Sarri dari Napoli ke Chelsea memang dirumorkan bukan melalui proses yang baik-baik. Sang pelatih sering berkomentar buruk mengenai manajemen I Partenopei oleh karenanya pihak Napoli tidak ingin menjual sang pemain.
“diwaktu kami melakukan komunikasi berhubungan dengan kontrak pemain, masuk tawaran dari Sarri. Tetapi Sarri membuat rencana tersebut gagal dengan ucapan yang dirinya ungkap ke manajemen sebelumnya.”
Agen dari Elseid Hysaj juga mengatakan sampai sekarang ini pihaknya masih belum mendapatkan kata sepakat dengan Napoli. Oleh karenanya mereka masih memberikan peluang kepada pemain tersebut untuk masuk ke skuad The Blues dimasa depan.

Para Pemain Chelsea Yang Memiliki Peluang Hengkang

Maurizio Sarri sanggup untuk mengantarkan Chelsea tampil mengesankan pada awal 2018/2019. Pemain asal Italia tersebut berhasil mengantarkan The Blues untuk naik ke papan atas ajang Liga Inggris. Lainnya, Sarri juga sukses dalam membangkitkan performa dari para pemain Chelsea.
Namun, masih terdapat sejumlah pesepakbola Chelsea yang sulit memperoleh posisi di bawah Sarri. Para pemain tersebut mungkin mesti mulai mempertimbangkan untuk hengkang ke kubu lain di bursa transfer musim dingin.
Dibawah ini ialah lima pemain Chelsea yang memiliki peluang untuk hengkang di bursa transfer musim dingin ini:
Emerson Palmieri yang diboyong Chelsea di musim kemarin. pemain bek kiri dari Italia tersebut menorehkan 47 performanya dan berhasil menjebolkan dua gol kepada klub Serie A AS Roma sebelum akhirnya menjadi pemain Chelsea didikan Antonio Conte di Januari tahun ini.
Semenjak itu, Emerson cuma menjalani tujuh performa di The Blues khususnya disebabkan Marcos Alonso merupakan pemain utama di posisinya sekarang ini. Sedangkan, cedera ACL yang dialaminya di Roma menyebabkannya diperlakukan sangat hati-hati.
Zappacosta diboyong oleh Chelsea di deadline day bursa transfer tahun kemarin dari klub Serie A Torino dengan nilai transfer 28 juta euro. Dirinya telah menorehkan 35 performa dan menjebolkan dua gol dan juga membuat dua assist. Akan tetapi, datangnya Maurizio Sarri di klub menyebabkan kesempatannya untuk perform tampak kian sulit.
Cesar Azpilicueta telah digeser di posisi bek kanan dan kerap menjadi pilihan utama. Dengan kondisi semacam itu, mungkin telah sampai waktunya untuk Zappacosta mencari labuan lain untuk mendongkrak lagi kariernya.
Drinkwater diboyong dengan biaya transfer 30 juta pounds dari klub Leicester City di jaman kepelatihan Antonio Conte. Dirinya yang sudah menjalani 23 performa usai menjadi pemain The Blues. Akan tetapi, dirinya mengalami kesulitan memperlihatkan konsistensi permainannya sebab dirinya mengalami cedera.
Drinkwater sempat kerap diberitakan bakal meninggalkan klub di musim panas. Southampton, West Ham, Crystal Palace dan eks kubunya Leicester berminat untuk memboyong pemain dengan usia 28 tahun tersebut walau hingga akhirnya transfer itu tak terwujud.
Kondisi pemain Inggris tersebut di Chelsea kelihatannya takkan berubah dalam waktu dekat dan dia mesti memikirkan mengenai masa depannya di bulan Januari nanti.
Eks gelandang dari klub Arsenal dan Barcelona tersebut menikmati masa karier yang sangat mengesankan selama empat tahun dengan Chelsea.
Fabregas yang berhasil memenangi dua gelar Premier League, gelar FA Cup serta juara Piala Liga di London barat dan menjabat sebagai pemain andalan Chelsea di jaman Jose Mourinho. Dirinya menorehkan 183 performanya sampai sekarang ini dengan mencatatkan 21 gol dan membuat 55 assist.
Fabregas sekarang ini sedang absen sebab mengalami cedera. Akan tetapi, N’Golo Kante tengah membangun hubungan yang oke bersama Jorginho, sedangkan Mateo Kovacic dapat menemani mereka pada lini tengah. Ross Barkley dan Ruben Loftus-Cheek yang secara bersamaan tengah berusaha untuk menembus lini tengah The Blues secara reguler.
Dengan kondisi semacam itu, Fabregas akan sulit untuk memperoleh posisi di bawha didikan Maurizio Sarri. Mungki sudah sampai waktunya untuk gelandang dengan usia 31 tahun tersebut hengkang dari Chelsea dan mencari labuan barunya.
“Pada saat saya tiba di sini, saya merencanakan untuk tinggal di sini selama mungkin dan kini saya telah membela klub ini selama lima tahun, saya harap tinggal lima tahun lagi,” ujar Willian pada situs resmi Chelsea.
Akan tetapi, dengan kebijakan Chelsea yang cuma memberikan durasi perpanjangan kontrak selama satu tahun kepada pemain dengan usia di atas 30 tahun, ini dapat menjadi perjanjian kontrak terakhir dari pemain Brasil di Stamford Bridge.
Willian telah dirumorkan dengan sejumlah klub yang meliputi Barcelona dan Manchester United di musim panas kemarin. Chelsea sukses untuk mempertahankan sang pemain namun pelang bermainnya jadi kurang usai Pedro perform mengesankan pada awal musim ini.

Jose Luis Rodriguez Akan Berlabuh Ke Real Madrid

Walau bursa transfer musim panas 2018 sudah berakhir, klub Real Madrid masih memiliki kesempatan untuk memboyong pesepakbola baru. Seorang pemain muda yang bertalenta asal Uruguay bernama Jose Luis Rodriguez mengkonfirmasi jika dia bakal bertaruh nasib di klub Real Madrid pada akhir minggu ini.
Rodriguez yang baru berusia 21 tahun ialah seorang pemain bek sentral yang bermain di Danubio. Dengan mempunyai nama lain El Puma, Rodriguez dianggap menjadi salah satu prospek panas di Uruguay. Terdapat banyak klub asal Eropa yang tengah mengawasi jejak perkembangannya dan Madrid akhirnya muncul sebagai klub yang paling meminati dirinya.
Ditanyai mengenai masalah berita tentang proses transfernya itu, Rodriguez mengatakan kalau pihak agennya sekarang ini sedang melakukan negosiasi dengan pihak Real Madrid untuk menyelesaikan proses transfernya itu.
“Pembicaraan pertama mengenai masalah proses transfer ke Real Madrid telah berlangsung semenjak sebelum dari 31 Agustus. Saat ini, pihak agen saya tengah bernegosiasi dengan mereka dan tak lama lagi saya kemungkinan sudah bisa langsung ke klub Real Madrid untuk menjalankan transfer ini,” papar Rodriguez.
Rodriguez yang memberikan tambahan jika dia tak akan berlaga di pertandingan Danubio selanjutnya kontra Boston River, yang dilangsungkan pada hari Minggu (16/9) mendatang, disebabkan proses transfernya ke Madrid ini.
“Kami bakal secepatnya berangkat ke Real Madrid, mungkin sebelum akhir minggu ini. Di sepanjang pekan ini saya menjalani proses latihan secara normal, namun saya tak menjadi starter. Manajer paham dengan kondisi saya saat ini,” imbuhnya.

Yaya Toure Akhirnya Kembali Ke Klub Olympiakos

Yaya Toure akhirnya berlabuh ke klub barunya. Eks pemain bintang sepakbola milik Pantai Gading tersebut melanjutkan kariernya dengan klub lamanya, yakni klub Olympiakos.
Toure yang hengkang dari klub Manchester City dan tanpa berstatus klub pada akhir musim 2017/18. Kira-kira satu minggu yang lalu, gelandang yang dengan usia 35 tahun tersebut lolos dari tes medis di London dan diberitakan masih bakal tetap menjalani kariernya di Inggris, yang sebagaimana dirinya tengah dirumorkan dengan Arsenal.
Akan tetapi, Toure yang menyangkal pernyataan itu dan akhirnya menjadi pemain Olympiakos. Toure sekarang balik ke Yunani usai dirinya pergi pada 12 tahun lalu, namun sampai kini tak dipublikasikan mengenai masa kontraknya.
“Menjadi sebuah kehormatan bagi saya untuk bisa balik lagi ke Olympiakos!” tulis Toure pada laman situs resmi klub barunya itu. “Pada tahun 2006 saya hengkang dari klub, saya waktu itu mengatakan bakal kembali lagi dan saya merasa gembira dapat memenuhi janjiku.”
“Aku mempunyai sejumlah penawaran dari berbagai klub di penjuru Eropa, Asia, serta Amerika Serikat. Dan hingga akhirnya, aku yang memutuskan untuk kembali ke klub lama dan dengan adanya hubungan istimewa yang saya miliki dengan klub yang mengesankan ini,” lanjut eks pemain Barcelona tersebut.
“Aku masih merasa haus dengan raihan kesuksesan semacam yang dulu pernah diraih ketika kali pertamanya sampai di klub dan sudah bertahun-tahun lalu dan aku kini sudah tak sabar untuk menunggu waktunya membantu klub meraih kemenangan dengan mendapatkan sejumlah trofi yang pantas untuk diperoleh para suporter Olympiakos yang hebat.”
“Kini ialah waktunya untuk membiarkan permainanku berbicara kembali. Let’s do it now!”

Tanggapan Simon Mignolet Mengenai Kepindahan Loris Karius

Tanggapan Simon Mignolet Mengenai Kepindahan Loris KariusLiverpool yang baru saja melepas pemainnya yang bernama Loris Karius ke klub Turki, yakni klub Besiktas. Keputusan itu justru mendapat tanggapan dingin dari Simon Mignolet.

Karius yang sudah resmi menjadi bagian dari Besiktas dengan menyandang status sebagai pemain pinjaman selama dua tahun dengan nilai transfer awal mencapai GBP 2,25 juta. Pada persetujuan itu, kubu wajib untuk memberikan perjanjian kontrak permanent kepada Karius dengan biaya mencapai GBP 7,25 juta namun tergantung lagi pada performanya dan kelolosan ke ajang pertandingan Eropa.

Lain halnya lagi, Mignolet, semacam Karius, yang secara bersamaan memiliki keinginan untuk hengkang dari Anfield untuk menjabat sebagai penjaga gawang nomor satu di klub lain setelah kehadiran Alisson Becker dari AS Roma di musim bursa transfer musim panas.

Yang pad mulanya, Besiktas berhasrat untuk meminjam Mignolet. Akan tetapi, kubu yang berjuluk the Reds menjadi penghalang dalam proses pendekatan Besiktas seba bakal melepas Mignolet jika diboyong secara permanen.

Hingga akhirnya, Liverpool merelakan Karius hengkang dari tim dengan cara meminjamkan pemainnya itu ke klub lain. Keputusan ini yang menjadi keputusan yang tak dapat diterima oleh Mignolet.

“Sangat aneh Karius yang dipinjamkan dalam sementara waktu, aku juga mempunyai alternative untuk menjadi pemain pinjaman namun untuk sejumlah alasan, hal tersebut tak memungkinkan,” Mignolet menagatakannya. “Seorang penjaga gawang yang lebih dipilih dibanding aku mungkin saja akan pergi dengan cara dipinjamkan. Sungguh sangat mengherankan.”

“Hengkangnya Karius tak menyebabkan perbedaan untukku. Aku yang selalu jelas: aku hanya mau ikut bertanding. Menjabat sebagai seroang penjaga gawang nomor dua ataupun nomor tiga hanya memiliki perbedaan yang tipis. Waktu bertandinglah yang paling penting.”

“Takkan ada yang mengatakannya kepadaku usai hengkangnya Loris. Maka aku tak tahu bagaimana dengan masa depanku saat ini di klub Liverpool. Perhatikan dan lihat saja apa yang bakal terjadi pada minggu ini,” tutup Mignolet.

Thomas Tuchel Tidak Dapat Mengkonfirmasi Thilo Kehrer

Thomas Tuchel Tidak Dapat Mengkonfirmasi Thilo KehrerKepala pelatih Paris Saint-German, Thomas Tuchel mengaku dirinya tidak dapat mengkonfirmasi transfer Thilo Kehrer setelah klubnya sudah mencapai kesepakatan dengan pihak Schalke.

Direktur olaharaga Schalke, Christian Heidel sudah mengonfirmasikan bahwa pemain beknya, Kehrer siap pergi ke PSG dengan harga transfer sebesar 37 juta Euro.
Pemain berumur 21 tahun tersebut telah menjadi starter pada 27 laga Bundesliga di musim lalu. Setelah itu dirinya sempat dikabarkan sudah akan pindah ke Prancis tetapi juga setuju untuk menandatangani kontrak lanjutan.

Diwawancarai setelah pertandingan PSG vs Caen yang berakhir kemenangan 3-0, Tuchel mengaku dirinya tidak bisa mengkonfirmasi kepindahan sang pemain.
“Saya tidak bisa mengkonfirmasi Kehrer akan datang ke PSG.” Ucap Tuchel yang dilansir dari FourFourTwo.
“Kami memang berhubungan dengan pemain tetapi saya tidak yakin jika kepindahan sudah pasti. Anda harus mengatakan kepada direktur olahraga (Antero Henrique).”

Pertandingan PSG vs Caen tersebut merupakan awal yang baik bagi Tuchel dan klub. Debut mereka di Ligue 1 berhasil berjalan mulus berkat Neymar, Adrien Rabiot dan Timothy Weah.
Neymar sendiri sudah ikut bertanding di Ligue 1 sejak Febuari. Dan dengan ketidak hadiran Edinson Cavani dan Kylian Mbappe pada laga pembuka tersebut, Neymar jadi pusat penyerangan dan langsung menciptakan gol pertama di menit ke-10.
“Itu adalah kemungkinan bagi dia (Neymar) untuk menjadi starter pertandingan sejak awal dan bermain beberapa menit di bagian depan. Ini tidak se susah ketika berada di saya.” Ucap Tuchel.
“Tetapi Cavani akan kembali dan Timothy juga akan bermain di beberapa pertandingan. Ini merupakan pilihan yang berat bagi Timothy karena dia bermain setiap pertandingan sejak lima minggu yang lalu. Tetapi ini perlu bagi Neymar untuk bermain, karena baginya dan bagi pemain-pemain lain yang akan kembali nanti, merupakan masa persiapan.”
“Saat ini posisi starter diberikan kepada mereka, tetapi di waktu yang sama, musim akan dimulai. Karena itu saat ini merupakan saat yang sulit. Dan karena itu kami memilih Neymar untuk bermain sebagai nomor sembilan.”

Gianluigi Buffon berhasil mengawali Ligue 1 dengan rekor clean sheet. Dirinya mengaku senang karena PSG tidak kebobolan gol untuk kedua kalinya.
“Saya sangat senang atas kemenangan ini dank arena ini merupakan kali kedua kami tidak kebobolan satu gol.”
“Saya ingin berterima kasih kepada seluruh rekan-rekan setim saya karena mereka menyambut saya dengan baik, kemudian kepada direktur dan juga kepada fans.”

Willian Tidak Mau Tinggal Jika Antonio Conte Tinggal

Willian Tidak Mau Tinggal Jika Antonio Conte TinggalWillian Tidak Mau Tinggal Jika Antonio Conte Tinggal
Jika Antonio Conte tetap menjadi memegang kendali Chelsea, maka pemain internasional Brasil, Willian mengaku dirinya pasti sudah meninggalkan Stamford Bridge.

Willian mengatakan tidak akan mungkin dirinya mau tetap tinggal bersama Chelsea jika seandainya Antonio Conte tetap menjadi kepala pelatih The Blues.

Conte sendiri sebelumnya sudah dikeluarkan dari klub pada bulan lalu, kemudian dirinya digantikan oleh Maurizio Sarri. Sarri pun berhasil membawa Chelsea kemenangan pada laga pembuka Premier League melawan Huddersfield Town hari Sabtu waktu setempat yang berakhir dengan skor 3-0.

Dengan Eden Hazard di yakini tidak cukup fit untuk menjadi starter, Willian kemudian dimasukkan kedalam pasukan Sarri, bergabung bersama Alvaro Morata dan Pedro menciptakan tiga pemain garis depan.

Akan tetapi pemain kelahiran Brasil tersebut mengakui dirinya pasti akan mencari tawaran dari luar klub jika Conte tidak di berhenti tugaskan oleh the Blues.

“Akankah saya akan tetapi disini jika Conte tinggal? Tidak ada kesempatan.” Ucap Willian kepada wartawan yang di kutip dari FourFourTwo.

“Saya disini. Saya disini karena saya ingin bermain demi Chelsea. Saya hanya akan pergi jika Chelsea menginginkan saya untuk pergi.”

Willian sebelumnya sudah dikaitkan akan pindah ke Manchester United selama masa transfer masih berjalan. Hal tersebut dikarenakan pemain berumur 30 tahun tersebut mengakui dirinya tertarik untuk bekerja lagi dengan mantan pelatihnya di Chelsea, Jose Mourinho.

Kemudian Barcelona juga sempat memberikan Willian beberapa tawaran, tetapi semuanya di tolak.
Sepertinya banyak klub yang ingin menggunakan kesempatan atas hubungan antara Willian dan Conte. Hal tersebut mungkin karena Willian yang tidak menutup-nutupi ketidak sukaannya dengan Conte.

Disisi lain, Chelsea menemui kemenangan awal dibawah kepelatihan Sarri berkat gol N’Golo Kante, Jorginho dan Pedro. Sementara itu Willian juga menikmati gaya permainan sang mantan pelatih Napoli tersebut.

“Kami memiliki banyak pemain dengan kualitas yang mumpuni, pemain-pemain itu seperti Eden Hazard dan Pedro. Para pemain itu merupakan pemain yang ingin bermain sepakbola.” Lanjutnya.

“Itulah kenapa Sarri berbicara soal sepakbola yang ‘ceria’ karena dia ingin membangun dari belakang. Hal inilah yang akan kami coba lakukan pada musim ini.”

“Ini lah apa yang kami lakukan di Brasil dan sedang mencoba melakukannya disini, bermain dengan kemampuan dan gerakan dan sang pelatih meminta kami untuk melakukannya.”

Van Dijk Tidak Berpikir Liverpool Sama Seperti Yang Dikatakan Media

Van Dijk Tidak Berpikir Liverpool Sama Seperti Yang Dikatakan Media

Virgil van Dijk mengatakan spekulasi bahwa Liverpool merupakan saingan yang kuat dalam perebutan gelar Premier League tidak di anggap serius oleh tim.

Virgil van Dijk menegaskan bahwa Liverpool tidak akan memperdulikan pembicaraan soal potensi Liverpool sebagai pemenang Premier League.

Berkat investasi besar yang dilakukan kepada pemain seperti Alisson, Naby Keita dan Fabinho membuat banyak pakar yakin Liverpool nantinya akan menjadi penantang terbesar bagi Manchester City yang berhasil menjadi juara pada musim 2017-18 dengan memimpin 19 poin.

Kemenangan mutlak Liverpool atas West Ham dengan skor 4-0 di Anfield pada hari Minggu waktu setempat, menunjukkan pemain penyerang Sadio Mane dan Mohamed Salah masih sama kuatnya dengan musim lalu. Hal tersebut juga meningkatkan pemikiran musuh yang bisa mereka jatuhkan.

Liverpool berhasil menjadi pemimpin sementara Premier League setelah pertandingan tersebut, akan tetapi Van Dijk mengatakan pasukan Klopp akan tetap berada dibawah.

“Kami telah melihat para media yang menulis tentang kami sebagai juara baru dan sejenisnya, tetapi kami tidak begitu melihat hal seperti itu,” Ucap Van Dijk yang dilansir dari FourFourTwo.

“Kami perlu fokus terhadap pertandingan demi pertandingan. Kami ingin menjalaninya dengan baik. Kami ingin mendapatkan hal yang lebih besar makanya kami perlu siap untuk tantangan apapun, dan pertandingan apapun yang datang kepada kami.”
“Kami sangat siap, kami sangat menantikan pertandingan ini dan saya pikir semuanya dapat melihat hal itu.”
“Bagi kami itu merupakan kunci yang kami tidak begitu dambakan dari tim lain. Kami perlu melihat pada diri kami sendiri dan siap pada setiap minggu untuk musuh apapun yang dihadapi. Itulah kunci yang ada saat ini.”
Meskipun menghabiskan uang banyak untuk pemain seperti Keita dan Fabinho, tetapi Georginio Wijnaldum malah menjadi starter di laga melawan West Ham.

“Saya selalu ingin bermain,” Ucap Wijnaldum.
“Ini merupakan kompetisi dimana anda harus bergabung dengan tim seperti Liverpool. Saya pikir Manchester City dan Chelsea, dengan pemain baru yang mereka datangkan, juga demikian.”
“Saya pikir terdapat tantangan tersendiri di masing-masing posisi dan itu baik. Pada jaman dulu hal tersebut tidak terlalu berbeda. Anda hanya perlu melakukan yang terbaik untuk sang manajer,”
“Ini pasti sudah menjadi normal di klub seperti Liverpool – sebuah klub yang akan selalu membeli pemain-pemain bagus, meskipun jika mereka sudah memiliki pemain bagus. Ini membuat kompetisi semakin besar lagi tetapi cocok untuk klub besar seperti Liverpool.”

Valverde Memuji Dembele

Valverde Memuji DembeleKeberhasilan Ousmane Dembele dalam mencetak gol pada laga Barcelona di Supercopa de Espana membuat dirinya mendapat pujian dari sang kepala pelatih, Ernesto Valverde.

Pelatih Ernesto Valverde terkesan dengan performa Ousmane Dembele dalam laga melawan Sevila. Dirinya juga cukup terkagum dengan gol yang diciptakan Dembele dan membantu Barca memenangi Supercopa de Espana.
Dembele menguncu kemenangan 2-1 Barcelona setelah dirinya berhasil mencetak gol ketika pertandingan tersisa 12 menit lagi.
Pemain penyerang kelahiran Prancis tersebut mengawali kisah di Camp Nou dengan cedera yang dideritanya. Tetapi mantan pemain Borussia Dortmund tersebut meninggalkan segala jenis masalahnya dengan melakukan tendangan kaki kanan yang sangat luar biasa.

Valverde mengaku dirinya tidak tau apakah pertandingan ini akan membuat rasa percaya diri sang pemain semakin tinggi. Tetapi dirinya menyatakan bahwa Dembele memiliki kemampuan dan kualitas yang tinggi.
“Saya tidak tau apakah dia membutuhkan pertandingan seperti hari ini, ini adalah pertanyaan yang ditujukan untuknya.” Ucap Valverde yang dilansir dari FourFourTwo.
“Dia bersama dengan kami dan kami memiliki ekspektasi yang tinggi untuknya. Dia memiliki kualitas yang hebat dan berada disini bersama dengan kami.”
“Dia mengambil bagian dan dia berhasil mencetak gol, yang mana hal tersebut merupakan hal yang pantas di banggakan.”
“Sepanajang pertandingan terus berjalan, dirinya juga terus bermain lebih baik.”

Sevilla berhasil memimpin laga terlebih dahulu berkat Pablo Sarabia pada menit ke sembilan. Akan tetapi Barca berhasil menyamakan kedudukan tiga menit sebelum babak pertama usai berkat Gerard Pique.
Dembele kemudian membuat Barca memimpin sebelum Marc-Andre ter Stegen berhasil menyelamatkan penalti terakhir yang di eksekusi Wissam Ben Yedder.
“Kami senang karena kami bersaing demi gelar kemenangan melawa musuh yang hebat.”
“Kami tau bahwa suasana pada laga ini tersebut berbeda. Kami menghadapi pertandingan yang sangat sulit karena kami memulainya dengan ketinggal terlebih dahulu dan kemudian kami berhasil melakukan comeback.”
“Banyak pemain yang masuk ke pertandingan ini setelah istirahat, meskipun mereka baru kembali ke tim pada minggu ini.”
“Kami berhasil menjadi lebih baik semana pertandingan terus berjalan. Ini merupakan pertandingan yang baik, mereka juga sempat mendapatkan kesempatan.”
“kemenangan yang kami raih juga kemenangan yang baik karena hal tersebut mendorong anda dalam melakukan apa yang anda lakukan dan membantu anda memulai musim dengan cara yang positif.”

Tottenham Hotspur Akan Membungkan Para Pengkritiknya

Tottenham Hotspur Akan Membungkan Para Pengkritiknya

Tottenham Hotspur merupakan satu-satunya klub Premier league yang tidak melakukan pendatangan pemain apapun pada bursa transfer musim panas ini. Akan tetapi gelandang Hotspur, Eric Dier menyatakan klubnya saat ini memiliki skuat yang fantastis.

Pemain gelandang Eric Dier mengaku Tottenham akan membungkam para pengkritiknya setelah klub gagal mendatangkan pemain apapun pada bursa transfer kali ini.

Spurs merupakan satu-satunya klub Premier League yang tidak menyelesaikan tawaran apapun sampai akhir batas transfer hari Kamis waktu setempat. Meskipun begitu, manajer Mauricio Pochettino dan bintang penyerang Harry Kane sudah melakukan penandatangan kontrak baru kepada pihak klub.

Dan Dier sempat dipertanyakan soal pengeluaran Tontteham yang tidak sama dengan rival Premier League mereka. Akan tetapi sang pemain malah bangga terhadap kualitas pasukan yang dibentuk Pochettino.
“Ini merupakan sebuah tantangan yang hebat bagi kami untuk membungkan semuanya, benar,” Ucap Dier setelah pertandingan kemenangan Spurs 2-1 melawan Newcastle yang dilansir dari FourFourTwo.

“Kami akan menikmati tantangan tersebut. Kami memiliki skuat yang luar biasa disini, dengan para pemain luar biasa yang tersebar di seluruh tim di setiap posisi.”

Dier menyebutkan banyak pembelian pemain yang tidak begitu berpengaruh. Sang pemain yakin kebanyakan pembelian pemain yang dilakukan klub bukanla
h pembelian pemain yang memiliki kemampuan diatas pemain yang mereka miliki.
“Untuk memperkuat memang bukanlah hal yang mudah. Anda dapat melihat kepada seluruh tim lain disekeliling kami – mereka mungkin telah mendatangkan pemain, tetapi tidak banyak dari para pemain yang mereka datangkan tersebut bukanlah pemain yang lebih baik dari yang mereka sudah miliki.”

“Tentu saja ada pembelian yang dilakukan kepada pemain yang memang memiliki kualitas tinggi, tetapi saya tidak percaya pada kebanyakan kasus bahwa mereka telah mendatangkan pemain yang lebih baik daripada yang mereka miliki.”

Pada akhirnya Dier mengaku dirinya sudah sangat senang dengan kondisi tim saat ini. Mulai dari suasana tim, permainan, masa berlatih, itu semua disukai pemain kelahiran Inggris tersebut.

“Kami semua benar-benar menikmati latihan bersama kami, bermain bersama, kemudian berkumpul satu sama lain. Manajer sudah mengatakan sebelumnya – kami dalam pertarungan tetapi kami akan menggunakan beragam peralatan.”
“Kami sudah mengetahui hal itu semenjak tiga tahun yang lalu dan kami harus mencoba dan mengimbangi atas apa yang klub lain dapat lakukan dengan cara lain, dengan sikap kami, etika kerja kami, keinginan kami.”