benarfahatem SOCCER NEWS

Menu Close

Author: Jeremiah Butler (page 1 of 3)

Raul Albiol : Belum Pasti Juventus Jadi Juara

Raul Albiol merupakan pemain andalan milik tim Napoli, mengatakan jika persaingan untuk sampai pada ajang pertandingan scudetto di Serie A pada musim ini belum setelah dengan terlepas dari permulaan yang sempurna dari tim rival, Juventus.
Juventus sukses meraup seluruh kemenangan pada tujuh giornata awal Serie A pada musim ini. Torehan tersebut dapat terus dilakukan pada akhir minggu ini, pada saat mereka bertanding ke kendang Serie A.
Sedangkan itu, kekalahan dengan perolehan skor 1-3 kontra Juventus menyebabkan Napoli sekarang ini menetap di posisi kedua klasemen dan berselisih enam angka dibanding Bianconeri yang menghuni di posisi puncak.
Albiol mengatakan jika kekalahan Napoli di kendang Juventus terjadi sebab kesalahan skuadnya sendiri. Yang memiliki keinginan untuk mengejar ketinggalan pun kian susah untuk digapai usai kartu kuning kedua yang diterima Mario Rui pada pertengahan babak kedua.
“Sejumlah kesalahan merugikan kami. Pada kompetisi semacam itu Anda bakal dihukum dalam tiap kesalahan. Mereka yang bermain dengan lebih agresif setelah berhasil menyetarakan skor, namun gol mereka terjadi lebih sebab kami berbuat kesalahan,” kata Albiol.
“Usai torehan skor 2-1 kami berusaha untuk kembali bermain, kami memperoleh banyak kesempatan namun susah untuk bertanding dengan hanya 10 orang di markas Juventus,” tambahnya.
Walau sudah tertinggal enam poin, namun Albiol mengatakan jika Napoli masih belum mau menyerah dengan kekalahan yang dialami mereka saat ini. Akhir minggu ini Napoli akan kembali bertanding melawan tim kuda hitam musim ini, Sassuolo.
“Benarkah perebutan gelar telah berakhir? Tidak, perebutan itu masih belum berakhir. Kami mengetahui semenjak dari awal jika Juventus merupakan tim favorit, mereka yang sudah menghabiskan banyak dana dan memboyong para pemain hebat. Akan tetapi, masih terlalu awal untuk menyatakan jika mereka telah menjadi sang juara,” terang Albiol.
“Kami mengetahui jika kami mesti melakukan banyak hal untuk menghuni di posisi puncak bersama mereka, namun tidak ada gunanya jika cuma bicara saja, kamu mesti memikirkan mengenai kemenangan, yang akan bermula pada Minggu ini. Kalau kami terus meraih kemenangan jadi semua masih terbuka,” terangnya.

Pertandingan Yang Sulit Bagi Ilkay Gundogan

Pemain gelandang tim Manchester City, Ilkay Gundogan, memperkirakan kompetisi berhadapan dengan Liverpool bakal sangat susah dijalani. Dirinya bahkan menilai jika Anfield sebagai tempat yang paling menyeramkan di Liga Inggris.
Liverpool bakal melawan Manchester City, pada akhir pekan ini. The Citizens yang memiliki pencaiapain yang amat buruk di Anfield.
Mereka tak pernah berhasil meraih kemenangan ketika menjalani kompetisi di sana selama 15 tahun terakhir ini. Manchester City yang justru kerap mengalami kekalahan pada tiga pertandingan melawan Liverpool selama 2018.
Walau demikian, Gundogan mengatakan jika para pemain Manchester City bakal menikmati peluang ini dalam mengakhiri sederet hasil buruk yang mereka alami.
“Ini bakal menjadi pertandingan yang sangat sulit, bisa jadi menjadi kompetisi tandang yang paling sulit pada musim ini di ajang pertandingan Liga Premier,” papar Gundogan.
“Maka, tak ada lagi lebih baik dibanding dengan kompetisi ini. Walaupun Anda jauh lebih tegang sebelum kompetisi ini dibanding dengan yang lain, bahkan usai umpan pertama yang berakhir sempurna, namun Anda yang sudah memperoleh lebih banyak optimisme usai kompetisi itu,” lanjut Gundogan.
Manchester City dan Liverpool yang kini menghuni diposisi yang serupa di klasemen Liga Inggris. Keduanya yang secara bersamaan mencetak sebanyak 19 poin dari tujuh kompetisi yang sudah dijalani.
Untuk sementara, The Citizens berada pada peringkat tertinggi. Tim didikan dari pelatih Pep Guardiola berhasil meraih keunggulan dengan selisih gol atas The Reds.

Persiapan Duel Panas Manchester City vs Liverpool

Kejutan mungkin akan terjadi ketika Liverpool kontra Manchester City yang digelar di stadion Anfield, pada hari Minggu (7/10/2018) malam WIB. Josep Guardiola, selaku pelatih Manchester City yang mengatakan jika adanya kemungkinan terjadi kejutan Kevin de Bruyne perform di kompetisi itu.
De Bruyne sebagaimana yang diketahui mendapati cedera parah setelah perform pada kompetisi pertama Manchester City pada musim ini. Dirinya menderita cedera pada bagian ligamen di bulan Agustus kemarin dan diprediksi baru perform lagi di pertengahan Oktober nanti.
Akan tetapi pada minggu kemarin, dirinya telah kembali ikut sesi latihan Manchester City. Oleh sebab itu, Guardiola tidak menutup kemungkinan akan kembalinya De Bruyne ketika kontra Liverpool.
Selain De Bruyne, Guardiola juga telah mempersiapkan Benjamin Mendy yang sudah absen pada kompetisi terakhir Manchester City sebab alami cedera metatarsal. Dia dapat dimainkan sebagai pengganti Fabian Delph dan Ilkay Gundogan yang mengalami cedera juga.
“Kita liat saja besok. Ia memang telah ikut sesi latihan bersama tim kami,” papar Guardiola.
Pertandingan yang mempertemukan Liverpool vs City diperkiarakan akan berjalan dengan panas. Dengan kemampuan pemain yang serupa di antara kedua tim menyebabkan kompetisi ini bakal berlangsung dengan ketat.
Selain di lapangan, moment menegangkan pada kompetisi ini juga terasa di luar lapangan. Manchester City bahkan mengantisipasi terjadinya serangan yang akan dilakukan maka dipasang kamera pengintai di bagian bus ketika menuju ke Liverpool nanti.
Hal ini dilakukan sebagai sebuah langkah antisipasi guna dalam mencegah terjadinya kembali serangan dari para supporter Liverpool terhadap bus Manchester City. Sebagaimana yang diketahui, pada kompetisi babak perempat final Liga Champions pada musim kemarin, supporter Liverpool melempar petasan ke arah bus City.
Tidak cuma petasan saja, botol pun dilemparkan ketika itu menuju ke arah bus kepunyaan Manchester City. Hal tersebut dilakukan ketika bus Manchester City bakal masuk ke Anfield menjelang akan berlangsungnya kompetisi.
Kerusakan pada bus cukup parah, yang sebagaiamana sebagian kaca pecah yang menyebabkan pemain mesti pulang ke Manchester dengan memakai kendaraan lain. Tim Manchester City masih mengantisipasi insiden tersebut bakal kembali terjadi.
Walau terdapat juga keyakinan kompetisi tandang ke Liverpool akan ditekuni City dengan damai. Ini dengan menyusul sejumlah kali pertemuan antara tim Manchester City dengan otoritas di kota Liverpool.

Mariano Diaz : Hasil Takkan Khianati Usaha

Real Madrid yang sudah jarang mencicipi kemenangan yang sebagaimana mereka mengalami dua kekalahan pada tiga kompetisi terakhir yang dilakoni tim mereka. akan tetapi, pemain-pemain timnya sangat optimis jika mereka akan secepatnya meraih kembali hasil positif.
Dengan adanya, hasil takkan pernah mengkhianati usaha. “Kami akan terus-menersu bersatu dan optimis. Kami sangat mengetahui jika kemenangan akan secepatnya kami peroleh,” papar penyerang Mariano Diaz.
Bek Nacho Fernandez pun juga mengatakan hal yang serupa. Dirinya menilai jika permainan dari teman setimnya itu sudah bagus. Mereka cuma kurang beruntung saja sebab akhir-akhir ini gagal membawa pulang poin maksimal.
“Kami yang tengah merasakan keterpurukan pada periode yang sesulit ini. Namun, kami akan terus berjuang dengan keras agar dapat memperoleh kemenangan,” tandas Nacho.
Peluang terdekat yang dimiliki Real Madrid agar segera bangkit akan datang di partai La Liga kontra tim Deportivo Alaves yang digelar di Estadio de Mendizorroza, pada hari Sabtu (6/10/2018).
Penyerang tim Real Madrid, Gareth Bale, terlihat sangat kecewa ketika kontra Atletico Madrid di kompetisi ajang La liga yang digelar di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada hari Sabtu (29/9/2018). Kedua klub yang bertanding dengan hasil seri kacamata 0-0
Dengan keterpurukan yang tengah dialami oleh Real Madrid sekarang ini tak luput dari rendahnya produktivitas tim. Los Blancos cuma berhasil menorehkan lima gol pada enam pertandingan terakhir di semua ajang kompetisi.
Pada ketika itu, mereka menorehkan dua kemenangan, dua kali seri, serta alami dua kali kekalahan.
Penjaga gawang Keylor Navas ikut memberikan masukan. Dirinya mengajak para pemain lainnya untuk kembali memperoleh kemenangan guna dalam dapat menghibur para fans mereka yang kini sedang berduka.
“Kami mesti melupakan tentang penampilan buruk kami kemarin dan kembali berkonsentrasi pada pertandingan akhir pekan ini. Saya percaya jika fans kami akan membantu kami untuk balik ke laju sempurna,” ujar pemain berkebangsaan Kosta Rika tersebut.

Kamera Pengintai Di bis Mancheter City

Manchester City yang tengah mengantisipasi kemungkinan terjadinya serangan balik ketika menjalani kompetisi ke kendang Liverpool, yang digelar di stadion Anfield pada kompetisi lanjutan Liga Inggris, Minggu (7/10/2018). Mereka yang kini sudah memasang kamera pengintai di dalam bus guna dalam mengetahui siapa yang akan menyerang mereka.
Ini merupakan sebuah langkah antisipasi dalam mencegah akan kembali terjadinya serangan dari supporter Liverpool terhadap bus Manchester City. Sebagaimana yang diketahui, pada kompetisi babak perempat final Liga Champions pada musim kemarin, supporter Liverpool melempar petasan ke arah bus Manchester City.
Tidak cuma petasan saja, botol pun dilemparkan pada saat itu menuju ke arah bus milik Manchester City. Hal tersebut dilakukan ketika bus Manchester City bakal masuk ke Anfield menjelang kompetisi akan dilangsungkan.
Dengan bus yang mengalami kerusakan cukup parah, sebagaimana sejumlah kaca bis pecah sehingga pemain mesti kembali pulang ke Manchester dengan mengganti kendaraan lain. Tim didikan Manchester City masih curiga strategi itu dapat kembali terjadi.
Walau terdapat juga kepercayaan jika tandang ke Liverpool akan dilakoni Manchester City dengan damai. Hal ini dengan menyusul beberapa kali pertemuan antara tim Manchester City dengan perolehan di kota Liverpool.
Liverpool yang bakal membantu pihak yang berwajib guna dalam mengincar dan menghukum oknum fan s yang menyerang bus tim Manchester City)
Otoritas yang ada di Liverpool memang menyatakan jika mengenai keamanan terhadap Manchester City ketika sampai ke Anfield. Otoritas di sana bersiap untuk melakukan apapun guna dalam mengulang strategi itu kembali terjadi.
Kamera pengintai sendiri sudah dipasang pada posisi strategis di bus. Dinyatakan, kamera ini dapat berputar ssebanyak 360 derajat dan men-zoom kemungkinan terdapatnya pelaku pelemparan ke bus.
Hal ini dibuat oleh Manchester City guna dalam memberi bukti foto terhadap polisi. Ini sekaligus akan memberikan bantuan terhadap otoritas pada mengindentifikasi pelaku pelemparan, jika terjadi lagi strategi semacam bulan April lalu.
Antisipasi lain yang telah akan dilakukan oleh Manchester City yakni dengan mengambil rute lain sampai ke Anfield. Disinyalir, rute yang digunakan pada musim lalu juga berhasil mengantisipasi aksi brutal dari fans Liverpool.

Real Madrid Sukses Runtuhkan AS Roma

Pertahanan dari klub sepakbola Real Madrid pada laga di Liga Champions ini tidak dapat diruntuhkan oleh AS Roma. Klub yang diasuh oleh Julen Lopetegui itu sukses kalahkan lawannya Giallorossi dengan skor akhir 3-0.
Isco yang juga pemain yang membobol gol pertama Los Merengues dengan tendangan bebas menjelang akhir babak pertama. Gareth Bale yang kemudian juga tambah keunggulan dengan tembakannya pada menit ke-58.
Pemain nomor punggung tujuh Madrid, Mariano Diaz, juga tutup keberhasilan mereka dengan menambah pada sisa waktu pertandingan. Dengan hasil kemenangan yang mereka dapatkan ini, sang juara juga sukses duduk pada klasemen sementara grup H dengan koleksi tiga angka.
Dan dibawah ini merupakan catatan menarik yang berhasil mereka torehkan.
1. Real Madrid sekarang ini sudah sukses membobol paling tidak satu gol pada tiap 45 pertandingan kandangnya di Liga Champions (menang 35, seri enam, kalah dua) setelah dikalahkan 0-2 atas Barcelona pada semi-final musim 2010/2011. Catatan paling panjang pada sejarah kompetisi.
2. Roma juga mengalami kekalahan sebanyak lima laga tandangnya di Liga Champions, dengan catatan dibobol oleh lawannya dengan jumlah 16 gol. Rekor kekalahan yang paling buruk sejak pertama kali tampil pada ajang ini.
3. Bale sudah berhasil membobol tiga gol pada dua laga yang dirinya jalani pada Liga Champions untuk Real Madrid, sama banyak pada 27 laga terakhirnya untuk skuad.

Pintu Chelsea Tetap Terbuka Untuk John Terry

Setelah akhiri karier bersama dengan aston Villa, John Terry sekarang ini masih tidak mempunyai masa depan yang jelas. Namun satu hal pastinya, Maurizio Sarri akan tetap menerima dia bila dia mempunyai keinginan untuk menjadi bagian staf kepelatihan dalam klub sepakbola Chelsea.
Karier Terry dengan tim divisi Championship tersebut berakhir setelah menelan kekalahan saat berhadapan dengan Fulham dalam laga final play-off pada Mei silam. Dan The Villa juga harus kembali bertanding dalam kompetisi kasta kedua itu pada musim ini.
Sekarang ini, Terry memegang status tanpa tim dan dirinya juga dirumorkan tengah masuk ke dalam daftar pembelanjaan dari skuad Rusia, Spartak Moscow. Tetapi dirinya malah tidak mempunyai niat untuk ikut bersama dengan klub tersebut lantaran keluarga.
John Terry sendiri memang pernah mengatakan jika ia telah mendiskusikan hal ini bersama dengan Maurizio Sarri dalam perannya dalam skuad Chelsea. Namun, pemain yang berusia 37 tahun tersebut mengungkapkan dirinya masih ingin turun berlaga paling tidak dalam satu tahun lagi.
Sarri sendiri juga tak akan permasalahkan hal ini, dan akan terus membuka lebar pintu Chelsea bila dirinya pilih untuk pensiun dari posisinya sebagai pemain sepakbola. Dan untuk pelatih yang berasal dari Italia tersebut, The Blues merupakan rumah untuk Terry.
“baru-baru ini saya berdiskusi dengan dirinya, ia mengungkapkan jika dirinya masih ingin turun berlaga dalam satu musim lagi, namun saya tak mengetahui keadaannya saat ini,” papar Sarri.
“Saya berdiskusi dengan dirinya di satu pecan yang lalu, saya tak mengetahui keadaanya. Namun Chelsea merupakan rumahnya, tentu saja,” sambung dirinya.
Meskipun latar belakang mereka yang memang sangat berbeda, namun Sarri pasti tetap akan bahagia bila dirinya dapat kembali lagi. Dia percaya John Terry akan dapat dijadikan sebagai panutan untuk tiap pemain besutannya di Chelsea.

Elseid Hysaj Tak Masuk Ke skuad Chelsea Karena Maurizio Sarri

Agen dari pemain Napoli, Elseid Hysaj sekarang ini mengungkapkan tentang status transfer dari pemain mereka dengan klub Chelsea yang sampai dengan saat ini juga masih belum rampung. Sang agen mengungkapkan jika transfer tersebut sampai dengan sekarang ini masih belum menemui titik akhir lantaran pelatih mereka yang bernama Maurizio Sarri.
Chelsea yang juga diberitakan sudah sangat lama melirik pemain mereka ini. Bek sayap dari klub sepakbola Napoli tersebut memang telah masuk ke dalam daftar pembelian skuad The Blues sejak Antonio Conte duduk menjadi pelatih mereka.
Sarri yang kemudian maju sebagai pengganti Conte diberitakan juga ingin membeli Hysaj. Dirinya mempunyai keinginan agar eks anak asuhnya tersebut ikut dengan dia ke Stamford Bridge pada musim panas ini.
Tetapi dari sang agen sekarang ini mengungkapkan jika Sarri yang sudah menjadi sebab kenapa transfer Hysaj sampai sekarang ini masih belum ada kabar. “Kami telah berdiskusi berhubungan dengan kontrak baru Hysaj dijendela transfer yang lalu,” papar Mario Giufferdi.
Menurut laporan yang diberikan oleh Giufferdi, pihak dari skuad Napoli memang sangat sadar jika Sarri mempunyai rencana untuk membeli Elseid Hysaj ke Stamford Bridge dimusim panas yang lalu.
Tetapi hengkangnya Sarri dari Napoli ke Chelsea memang dirumorkan bukan melalui proses yang baik-baik. Sang pelatih sering berkomentar buruk mengenai manajemen I Partenopei oleh karenanya pihak Napoli tidak ingin menjual sang pemain.
“diwaktu kami melakukan komunikasi berhubungan dengan kontrak pemain, masuk tawaran dari Sarri. Tetapi Sarri membuat rencana tersebut gagal dengan ucapan yang dirinya ungkap ke manajemen sebelumnya.”
Agen dari Elseid Hysaj juga mengatakan sampai sekarang ini pihaknya masih belum mendapatkan kata sepakat dengan Napoli. Oleh karenanya mereka masih memberikan peluang kepada pemain tersebut untuk masuk ke skuad The Blues dimasa depan.

Para Pemain Chelsea Yang Memiliki Peluang Hengkang

Maurizio Sarri sanggup untuk mengantarkan Chelsea tampil mengesankan pada awal 2018/2019. Pemain asal Italia tersebut berhasil mengantarkan The Blues untuk naik ke papan atas ajang Liga Inggris. Lainnya, Sarri juga sukses dalam membangkitkan performa dari para pemain Chelsea.
Namun, masih terdapat sejumlah pesepakbola Chelsea yang sulit memperoleh posisi di bawah Sarri. Para pemain tersebut mungkin mesti mulai mempertimbangkan untuk hengkang ke kubu lain di bursa transfer musim dingin.
Dibawah ini ialah lima pemain Chelsea yang memiliki peluang untuk hengkang di bursa transfer musim dingin ini:
Emerson Palmieri yang diboyong Chelsea di musim kemarin. pemain bek kiri dari Italia tersebut menorehkan 47 performanya dan berhasil menjebolkan dua gol kepada klub Serie A AS Roma sebelum akhirnya menjadi pemain Chelsea didikan Antonio Conte di Januari tahun ini.
Semenjak itu, Emerson cuma menjalani tujuh performa di The Blues khususnya disebabkan Marcos Alonso merupakan pemain utama di posisinya sekarang ini. Sedangkan, cedera ACL yang dialaminya di Roma menyebabkannya diperlakukan sangat hati-hati.
Zappacosta diboyong oleh Chelsea di deadline day bursa transfer tahun kemarin dari klub Serie A Torino dengan nilai transfer 28 juta euro. Dirinya telah menorehkan 35 performa dan menjebolkan dua gol dan juga membuat dua assist. Akan tetapi, datangnya Maurizio Sarri di klub menyebabkan kesempatannya untuk perform tampak kian sulit.
Cesar Azpilicueta telah digeser di posisi bek kanan dan kerap menjadi pilihan utama. Dengan kondisi semacam itu, mungkin telah sampai waktunya untuk Zappacosta mencari labuan lain untuk mendongkrak lagi kariernya.
Drinkwater diboyong dengan biaya transfer 30 juta pounds dari klub Leicester City di jaman kepelatihan Antonio Conte. Dirinya yang sudah menjalani 23 performa usai menjadi pemain The Blues. Akan tetapi, dirinya mengalami kesulitan memperlihatkan konsistensi permainannya sebab dirinya mengalami cedera.
Drinkwater sempat kerap diberitakan bakal meninggalkan klub di musim panas. Southampton, West Ham, Crystal Palace dan eks kubunya Leicester berminat untuk memboyong pemain dengan usia 28 tahun tersebut walau hingga akhirnya transfer itu tak terwujud.
Kondisi pemain Inggris tersebut di Chelsea kelihatannya takkan berubah dalam waktu dekat dan dia mesti memikirkan mengenai masa depannya di bulan Januari nanti.
Eks gelandang dari klub Arsenal dan Barcelona tersebut menikmati masa karier yang sangat mengesankan selama empat tahun dengan Chelsea.
Fabregas yang berhasil memenangi dua gelar Premier League, gelar FA Cup serta juara Piala Liga di London barat dan menjabat sebagai pemain andalan Chelsea di jaman Jose Mourinho. Dirinya menorehkan 183 performanya sampai sekarang ini dengan mencatatkan 21 gol dan membuat 55 assist.
Fabregas sekarang ini sedang absen sebab mengalami cedera. Akan tetapi, N’Golo Kante tengah membangun hubungan yang oke bersama Jorginho, sedangkan Mateo Kovacic dapat menemani mereka pada lini tengah. Ross Barkley dan Ruben Loftus-Cheek yang secara bersamaan tengah berusaha untuk menembus lini tengah The Blues secara reguler.
Dengan kondisi semacam itu, Fabregas akan sulit untuk memperoleh posisi di bawha didikan Maurizio Sarri. Mungki sudah sampai waktunya untuk gelandang dengan usia 31 tahun tersebut hengkang dari Chelsea dan mencari labuan barunya.
“Pada saat saya tiba di sini, saya merencanakan untuk tinggal di sini selama mungkin dan kini saya telah membela klub ini selama lima tahun, saya harap tinggal lima tahun lagi,” ujar Willian pada situs resmi Chelsea.
Akan tetapi, dengan kebijakan Chelsea yang cuma memberikan durasi perpanjangan kontrak selama satu tahun kepada pemain dengan usia di atas 30 tahun, ini dapat menjadi perjanjian kontrak terakhir dari pemain Brasil di Stamford Bridge.
Willian telah dirumorkan dengan sejumlah klub yang meliputi Barcelona dan Manchester United di musim panas kemarin. Chelsea sukses untuk mempertahankan sang pemain namun pelang bermainnya jadi kurang usai Pedro perform mengesankan pada awal musim ini.

Jose Luis Rodriguez Akan Berlabuh Ke Real Madrid

Walau bursa transfer musim panas 2018 sudah berakhir, klub Real Madrid masih memiliki kesempatan untuk memboyong pesepakbola baru. Seorang pemain muda yang bertalenta asal Uruguay bernama Jose Luis Rodriguez mengkonfirmasi jika dia bakal bertaruh nasib di klub Real Madrid pada akhir minggu ini.
Rodriguez yang baru berusia 21 tahun ialah seorang pemain bek sentral yang bermain di Danubio. Dengan mempunyai nama lain El Puma, Rodriguez dianggap menjadi salah satu prospek panas di Uruguay. Terdapat banyak klub asal Eropa yang tengah mengawasi jejak perkembangannya dan Madrid akhirnya muncul sebagai klub yang paling meminati dirinya.
Ditanyai mengenai masalah berita tentang proses transfernya itu, Rodriguez mengatakan kalau pihak agennya sekarang ini sedang melakukan negosiasi dengan pihak Real Madrid untuk menyelesaikan proses transfernya itu.
“Pembicaraan pertama mengenai masalah proses transfer ke Real Madrid telah berlangsung semenjak sebelum dari 31 Agustus. Saat ini, pihak agen saya tengah bernegosiasi dengan mereka dan tak lama lagi saya kemungkinan sudah bisa langsung ke klub Real Madrid untuk menjalankan transfer ini,” papar Rodriguez.
Rodriguez yang memberikan tambahan jika dia tak akan berlaga di pertandingan Danubio selanjutnya kontra Boston River, yang dilangsungkan pada hari Minggu (16/9) mendatang, disebabkan proses transfernya ke Madrid ini.
“Kami bakal secepatnya berangkat ke Real Madrid, mungkin sebelum akhir minggu ini. Di sepanjang pekan ini saya menjalani proses latihan secara normal, namun saya tak menjadi starter. Manajer paham dengan kondisi saya saat ini,” imbuhnya.