Maurizio Sarri sanggup untuk mengantarkan Chelsea tampil mengesankan pada awal 2018/2019. Pemain asal Italia tersebut berhasil mengantarkan The Blues untuk naik ke papan atas ajang Liga Inggris. Lainnya, Sarri juga sukses dalam membangkitkan performa dari para pemain Chelsea.
Namun, masih terdapat sejumlah pesepakbola Chelsea yang sulit memperoleh posisi di bawah Sarri. Para pemain tersebut mungkin mesti mulai mempertimbangkan untuk hengkang ke kubu lain di bursa transfer musim dingin.
Dibawah ini ialah lima pemain Chelsea yang memiliki peluang untuk hengkang di bursa transfer musim dingin ini:
Emerson Palmieri yang diboyong Chelsea di musim kemarin. pemain bek kiri dari Italia tersebut menorehkan 47 performanya dan berhasil menjebolkan dua gol kepada klub Serie A AS Roma sebelum akhirnya menjadi pemain Chelsea didikan Antonio Conte di Januari tahun ini.
Semenjak itu, Emerson cuma menjalani tujuh performa di The Blues khususnya disebabkan Marcos Alonso merupakan pemain utama di posisinya sekarang ini. Sedangkan, cedera ACL yang dialaminya di Roma menyebabkannya diperlakukan sangat hati-hati.
Zappacosta diboyong oleh Chelsea di deadline day bursa transfer tahun kemarin dari klub Serie A Torino dengan nilai transfer 28 juta euro. Dirinya telah menorehkan 35 performa dan menjebolkan dua gol dan juga membuat dua assist. Akan tetapi, datangnya Maurizio Sarri di klub menyebabkan kesempatannya untuk perform tampak kian sulit.
Cesar Azpilicueta telah digeser di posisi bek kanan dan kerap menjadi pilihan utama. Dengan kondisi semacam itu, mungkin telah sampai waktunya untuk Zappacosta mencari labuan lain untuk mendongkrak lagi kariernya.
Drinkwater diboyong dengan biaya transfer 30 juta pounds dari klub Leicester City di jaman kepelatihan Antonio Conte. Dirinya yang sudah menjalani 23 performa usai menjadi pemain The Blues. Akan tetapi, dirinya mengalami kesulitan memperlihatkan konsistensi permainannya sebab dirinya mengalami cedera.
Drinkwater sempat kerap diberitakan bakal meninggalkan klub di musim panas. Southampton, West Ham, Crystal Palace dan eks kubunya Leicester berminat untuk memboyong pemain dengan usia 28 tahun tersebut walau hingga akhirnya transfer itu tak terwujud.
Kondisi pemain Inggris tersebut di Chelsea kelihatannya takkan berubah dalam waktu dekat dan dia mesti memikirkan mengenai masa depannya di bulan Januari nanti.
Eks gelandang dari klub Arsenal dan Barcelona tersebut menikmati masa karier yang sangat mengesankan selama empat tahun dengan Chelsea.
Fabregas yang berhasil memenangi dua gelar Premier League, gelar FA Cup serta juara Piala Liga di London barat dan menjabat sebagai pemain andalan Chelsea di jaman Jose Mourinho. Dirinya menorehkan 183 performanya sampai sekarang ini dengan mencatatkan 21 gol dan membuat 55 assist.
Fabregas sekarang ini sedang absen sebab mengalami cedera. Akan tetapi, N’Golo Kante tengah membangun hubungan yang oke bersama Jorginho, sedangkan Mateo Kovacic dapat menemani mereka pada lini tengah. Ross Barkley dan Ruben Loftus-Cheek yang secara bersamaan tengah berusaha untuk menembus lini tengah The Blues secara reguler.
Dengan kondisi semacam itu, Fabregas akan sulit untuk memperoleh posisi di bawha didikan Maurizio Sarri. Mungki sudah sampai waktunya untuk gelandang dengan usia 31 tahun tersebut hengkang dari Chelsea dan mencari labuan barunya.
“Pada saat saya tiba di sini, saya merencanakan untuk tinggal di sini selama mungkin dan kini saya telah membela klub ini selama lima tahun, saya harap tinggal lima tahun lagi,” ujar Willian pada situs resmi Chelsea.
Akan tetapi, dengan kebijakan Chelsea yang cuma memberikan durasi perpanjangan kontrak selama satu tahun kepada pemain dengan usia di atas 30 tahun, ini dapat menjadi perjanjian kontrak terakhir dari pemain Brasil di Stamford Bridge.
Willian telah dirumorkan dengan sejumlah klub yang meliputi Barcelona dan Manchester United di musim panas kemarin. Chelsea sukses untuk mempertahankan sang pemain namun pelang bermainnya jadi kurang usai Pedro perform mengesankan pada awal musim ini.